PANTUN JENAKA....
 

jalan-jalan ke pinggir kali
naik kuda diatas pelana
sungguh senang hatiku ini
melihat kambing memakai celana


Berakit-rakit kita ke hulu
Berenang renang kemudian
Bersakit-sakit dahulu
Meriang-meriang kemudian


Jalan jalan ke kandang sapi
Mampir sekalian ke Sekar Taji
Istirahat sebentar di piggir kali
Ketemu banci, oh cantik sekali.


(ini contoh pantun jenaka ala Wulan ....
di baca ya... makasih )


SAHABAT…

Dulu kita bersama kawan
Melangkah dan berpegang tangan
Kita tepis perbedaan demi satu tujuan
Tapi apakah kau rasakan?
Kian lama kian rapuh
Seperti tubuh sesepuh
Membawa sakit yang tak kunjung sembuh
Kau tumpahkan sedikit noda,
Kau mengubah segalanya
Tlah kita coba pertahankan
Tapi tak kau hiraukan
Dan tak kau dewasakan
Sikapmu yang kekanak-kanakan


(mungkin dari kalian pernah mengalaminya, tapi tak apa-apa namanya juga persahabatan. pasti sikap dan watak tidaklah sama. yang kita perlukan adalah rasa saling menghormati.)



Ketulusanmu
 
Kau angkat langkahmu
Pundakmu penuh beban
Keriput yang kau abaikan
Tinggalkan kampung halaman
Tapi, tak kau tingglkan sedikit senyuman

Lama kau tak kembali Ibu,
Ku menunggu hangatnya tanganmu
Membasuh air mata beningku
Bila waktu berputar kembali,
Kan ku gantikan Ibu, akulah seharusnya
Menelan pahit perjalananmu

Pintu terpukul memecah lamunan…
Lembaran putih mewakilimu pulang
Tinta hitam yang kau tuangkan
Bertulisan tangan…
“selamat tinggal anakku sayang”
Ibu yang kutunggu tak akan pernah datang
Karena,
Kepala terpenggal dinegeri seberang.



Ya semoga kalian suka… ini Cuma sekedar coret-coret aja kok.
Makasih

Cerita bersamanya

Saatku bersamanya
Kulupakan segalanya
Tiada hari tanpa dia
Hidupku slalu terasa hampa
Saatku bersamanya
Bagiku dialah segalanya
Kulupakan semua yang ada
Itupun hanya untuknya
Aku pun tak menyangka

Dia pergi meninggalkan diriku
Sungguh hancur hatiku
Saat dia meninggalkan aku
Yang ku tau… Kau slalu ada untukku bersamaku
Yang ku tau… Kau slalu ada untukku denganku
Yang ku tau… Kau slalu ada untukku dihatiku
Dan tak kusangka kau "MENYAKITIKU"
(the Billy Sentris feat Tipe-x



Salam rindu

Saat bulan purnama bersinar
Terangi malamku teringat padamu
Dan kukirimkan salam tentang rasa rinduku
Bersama angin malam, kusetia menunggu
Mimpikan .. mimpikan aku, oh sayangku
Peluk erat hati ini dan jagalah selalu
Dan kan kudendangkan lagu ini untukmu
Dengarlah …Dengarlah … sayang
Ingatlah saat kita bersama
Kau pegang tanganku, kutatap matamu
Semua terasa indah tak seorangpun mengganggu
Bersedih dan tertawa, kita tetap bersatu
Bintang benderang secerah hatiku
Yang selalu terbayang kekasihku sayang
Di setiap mimpimu ku kan selalu berdendang
Dengarlah …Dengarlah … sayang

(_tipe-x_)




PUISI ANAK FISIKA 

 Pertama kali bayangmu jatuh tepat di fokus hatiku
Nyata, tegak, diperbesar dengan kekuatan lensa
maksimum
Bagai tetes minyak milikan jatuh di ruang hampa
Cintaku lebih besar dari bilangan avogadro...

Walau jarak kita bagai matahari dan Pluto saat
aphelium
Amplitudo gelombang hatimu berinterfensi dengan hatiku
Seindah gerak harmonik sempurna tanpa gaya pemulih
Bagai kopel gaya dengan kecepatan angular yang tak
terbatas

Energi mekanik cintaku tak terbendung oleh friksi
Energi potensial cintaku tak terpengaruh oleh tetapan
gaya
Energi kinetik cintaku = -mv~
Bahkan hukum kekekalan energi tak dapat menandingi
hukum kekekalan di antara kita

Lihat hukum cinta kita
Momen cintaku tegak lurus dengan momen cintamu
Menjadikan cinta kita sebagai titik ekuilibrium yang
sempurna
Dengan inersia tak terhingga
Takkan tergoyahkan impuls atau momentum gaya

Inilah resultan momentum cinta kita…